10 Ciri-Ciri Usus Kamu Sedang Tidak Sehat

Ciri Usus Kamu Sedang Tidak Sehat

Perut yang sehat adalah kunci untuk menjaga kondisi tubuh dan pikiran tetap sehat.

Sistem pencernaan yang berfungsi dengan baik dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Saluran usus dilapisi juga dengan bakteri yang dapat membantu tubuh melakukan banyak fungsi penting.

Bakteri baik dalam usus membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan hormon serotonin dalam otak, meningkatkan konveri makanan menjadi energi, dan mengeluarkan zat-zat asing dan yang bersifat racun dari dalam tubuh.

Tapi, sebaliknya, bila kondisi bakteri jahat dalam usus meningkat, ragam masalah kesehatan akan segera muncul. Ketidakseimbangan bakteri usus juga berpotensi mempengaruhi kondisi kesehatan organ dan fungsi tubuh lainnya.

Ketidakseimbangan bakteri dalam usus dapat dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon, penyakit autoimun, diabetes, kelelahan kronis, fibromyalgia, depresi, eksim, dan masalah kesehatan kronis lainnya.

Kebanyakan orang bahkan tidak sadar bahwa kondisi keseimbangan bakteri dalam usus sedang tidak sehat. Untuk mengatasi hal tersebut, di sini kamu bisa ketahui ciri-ciri usus sedang tidak sehat. Ini penting untuk mengidentifikasi dan mengatasinya.

Berikut adalah 10 ciri usus kamu sedang tidak sehat:

1. Masalah pencernaan

Kembung, sering kentut, diare atau buang air besar tidak teratur merupakan ciri adanya ketidakseimbangan bakteri dalam usus.

Bakteri dalam usus membantu juga dalam mencerna dan memecah makanan, sehingga normal bila kentut keluar tidak sering. Tapi, bila kamu sering kentut, kembung, atau bersendawa mungkin itu disebabkan oleh saluran pencernaan yang tidak seimbang.

Gas dalam perut dapat terakumulasi di saluran pencernaan akibat makanan yang kurang dicerna. Ini menyebabkan rasa tidak nyaman dalam perut.

2. Kekurangan vitamin dan mineral

Peran utama sistem pencernaan adalah memecah makanan yang dikonsumsi dan mensuplai nutrisinya ke seluruh sel dalam tubuh. Nutrisi penting sekali untuk pertumbuhan sel tubuh, perbaikan dan untuk energi.

Bila proses pencernaan kurang baik akibat ketidakseimbangan bakteri dalam usus, penyerapan nutrisi tubuh akan terganggu. Dan seiring waktu, hal ini bisa sebabkan tubuh kekurangan nutrisi.

Dampak yang umum akibat usus tidak sehat adalah tingkat vitamin D, K, B12, dan B7, serta magensium menjadi rendah.

3. Kurangnya energi

Bila kamu merasa kurang enak badandi sepanjang hari, dan bahkan setelah kamu memiliki cukup tidur dan makanan bergizi, ini mungkin ciri dari usus kamu sendang tidak sehat.

Metabolisme merupakan proses kompleks yang membutuhkan proses kimiawi, yang dilakukan oleh mikroba dalam usus. Ketidakseimbangan bakteri dalam usus dapat mencegah tubuh menyerap nutrisi dari makanan. Dan ini mengakibatkan kamu merasa kelelahan atau tidak enak badan.

4. Peradangan yang terkait dengan penyakit autoimun

Kesehatan usus juga berhubungan dengan penyakit autoimun, rheumatoid arthritis, penyakit Crohn dan lupus. Ketidakseimbangan bakteri dalam usus dapat memicu respons autoimun yang menyebabkan peradangan pada penderita penyakit autoimun.

5. Masalah kulit

Masalah kulit seperti jerawat, rosacea, eksim atau kulit terkelupas mungkin berhubungan dengan kesehatan yang buruk dalam usus.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 yang dipublikasikan di Gut Pathogens menunjukkan bahwa mikroba dalam usus, dan integritas saluran usus yang terganggu, merupakan faktor penyebab dalam proses jerawat.

Jika kamu tiba-tiba menderita pembengkakan dan nyeri atau inflamasi kulit seperti jerawat, rosacea, psoriasis, dermatitis atau eksim, itu bisa menjadi tanda adanya usus yang bocor.

6. Diabetes

Terdapat hubungan yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan antara kondisi mikroba dalam usus besar dan kondisi diabetes.

Dalam komposisi mikroba dalam usus, senyawa spesifik yang disebut asam amino pada akhirnya dapat menyebabkan resistensi insulin. Studi menemukan bahwa tindakan bakteri jahat pada usus menyebabkan resistensi insulin, yang bisa mengembangkan diabetes.

7. Susah menurunkan berat badan

Jika kamu mengalami masalah dalam menurunkan berat badan, bahkan telah melakukan beragam cara. Kondisi tersebut mungkin akibat usus yang tidak sehat.

Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas memiliki tingkat bakteri jahat yang tinggi. Para ahli percaya bahwa keseimbangan mikroba sejak lahir dapat menentukan berat badan seseorang.

Sejumlah besar mikroba tidak sehat dalam usus kecil dapat mengganggu penyerapan lemak, mineral dan vitamin.

Bila tubuh tidak bisa mencerna dan menyerap lemak secara normal, berat badan dalam tubuh mungkin akan semakin bertambah.

8. Bau mulut

Halitosis, atau bau mulut, adalah masalah yang dapat menurunkan kepercayaan diri, juga merupakan ciri atau tanda usus sedang tidak sehat.

Ketidakseimbangan mikroba di usu dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya di mulut, yang menyebabkan bau mulut. Bau mulut merupakan kondisi yang agak sulit diatasi, bahkan dengan obat kumur atau dengan menjaga kebersihan mulut.

Selain itu, fluktuasi bakteri jahat dalam usus membuat tubuh semakin rentan terhadap penyakit, seperti penyakit ginjal atau diabetes, yang juga bisa sebabkan bau mulut.

9. Suasana hati yang buruk

Perubahan suasana hati yang mendadak menjadi bad mood, seperti mudah tersinggung, merasa cemas, stres, dan depres bisa juga dikaitkan dengan kesehatan usus.

Bakteri jahat di usus menghasilkan racun yang dapat menyebar ke otak melalui aliran darah. Racun ini dapat mengganggu produksi serotonin dan neurotransmitter lainnya di otak, dan secara negatif mempengaruhi suasana hati.

10. Sulit untuk tidur

Kondisi usus dan serotonin, adalah neurotransmitter penting dalam memainkan peran penting dalam mendorong dan mengatur pola tidur. Usus yang tidak sehat juga berdampak pada kondisi serotonin, yang bisa sebabkan insomina atau kesulitan untuk tidur.

Apalagi kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan dan keragaman mirkoba dalam usus.

Demikianlah tanda-tanda atau ciri dari usus yang sedang tidak sehat, semoga bisa manfaat.

Leave a Comment